Thanks
Allah for everything that You give for me. J
Seharusnya kita lebih banyak bersyukur lagi atas
karunia-Nya yang tiada henti mengalir di setiap detiknya. Kita hanya insan yang
terkadang hilap dan lupa terhadap apa yang kita lakukan, yang kita ucapkan, dan
mereka yang tersakiti.
“Aku juga manusia tak tau apa yang kau rasakan.
Jika aku salah katakanlah, agar aku tau harus berbuat apa nantinya” Kata-kata
itu selalu ada dipikiranku. Aku bukan malaikat yang selalu dapat berbuat baik.
Terkadang sifat putih itu terkalahkan dengan hitam yang begitu kuat mendorong
keluar dari diriku. Jadi jangan heran bila aku terdiam untuk waktu yang lama.
Karena aku terdiam untuk menahan dorongan yang akan keluar meledak.
Pernah disuatu rapat aku lelah dengan keadaan
yang tak pernah berubah (padahal evaluasi selalu diadakan di setiap akhir
acara).
Aku meledak, nada ku berubah menjadi tinggi dan
sikap ku berubah seakan tak mau terkalahkan. Seketika aku terdiam dan hanya
memandang wajah orang-orang yang ada disekitarku. Aku selalu mengatakan “Talk
less do more lah! Cape terlalu banyak wacana!”. Kalo aku sudah mengatakan hal
itu aku pasti tak mau berbincang panjang lebar dan meninggalkan tempat begitu
saja.
Bila emosi dan si hitam telah menguasai dalam
benak ini pasti terbesit rasa penyesalan. Selalu ada penyesalan di akhir peristiwa,
begitulah yang aku rasakan (selalu).
“Bukankah kita seharusnya berlajar dari setiap
peristiwa, bukan untuk menyesalinya! Jadi mulai sekarang belajarlah untuk
memandang dari sisi yang berbeda jangan pernah lagi mengeluarkan kata
PENYESALAN!” setelah belajar dari setiap kejadian yang terjadi aku belajar
untuk selalu bersyukur dan memandang hikmah dari setiap kejadian yang aku
alami.
Untuk mereka yang pernah tersakiti. Sebaiknya
kalian sampaikan perasaan kesal kalian padaku agar tak ada dendam yang berkelanjutan.
Bila kalian ingin aku menghilang, aku akan menghilang agar rasa sakit itu tak
berkepanjangan. Bila kalian ingin berteman lebih baik lagi denganku, aku akan
membantu kalian untuk menjadi temanku dan teman untuk mu.
Disepanjang perjalanan hidup kita, sadari akan
ada dua hal yang selalu berdampingan sejak bumi tercipta hingga akhir bumi.
Hanya manusia abu-abu yang tak pernah menentu dan ragu akan setiap keputusan
yang ia ambil. Bila kau ingin A, jadilah A. Bila kau ingin B, jadilah B. Tetap
berpegang teguh pada prinsip kehidupan bukannya menjadi mainan kehidupan dan
arus waktu. Karena Allah akan selalu memantau kita dari dekat bukan dari jauh.
I hope
Allah doesn’t leave me alone. When Allah do it, I don’t know the best way that
should be taken by me. Allah, Help me!



