Social Icons

Selasa, 04 Juli 2017

TINDER, MeetMe, and Anygram

Punya banyak kenalan itu asik, rame, broden-minded, dan berharap dimana kaki berpijk disana ada temen yang bisa bantu. Temen yang ngebuat kita betah in Strange Place.

Apalagi pas beres kuliah ngebuat waktu dan sharing sama temen-temen tuh udah susah banget. Alhasil, mau nongki sekedar ngelepas penat, mau sharing sekedar ngeluarin unek-unek, dan mau tuker pikiran sekedar ngasah otak untuk berpikir, mau buat acara biar tambah pinter sosialisasi jadi buat drop diri sendiri; yang ga percaya dirilah, yang jadi ga bisa manage emotional quotient, dan jadi tumpul kalo ketemu orang baru (maksudnya jadi awkward)

But it's Era of Technology!! 

Take your phone and surf some application on your PLAYSTORE or APPLE STORE.

Haha...awalnya sih malesin pasang beginian. I miss my friends so much

Tapi iklan facebook dari salah satu transportasi online yang lagi booming, lagi-lagi ngebuat saya tergoda. Gimana ga kegoda coba? Tayangan iklannya berhasil ngebuat saya iri, soalnya transportasi ini kerja sama dengan TINDER (salah satu aplikasi cari jodoh  temen, for me). Di iklan itu ada beberapa orang (exactly famous people) yang mulai cari temen jalan dengan menggunakan transportasi online ini. And that commercial break was interesting.

Mulai deh influence temen sebelah meja dan ngeliatin iklannya. Tanpa pikir panjang kita berdua langsung pasang TINDER (welcome to weird place)

TINDER ICON

KESAN-KESAN NYOBAIN TINDER

1. First impression

Aplikasinya nge-link ke akun facebook, soalnya males lagi kalo harus buat yang baru. Dan langsung muncul display yang beginian





Tampilannya simple banget, dan suka. Karena tampilan simple ga perlu banyak waktu buat ngulik nya.

Kalo ketemu yang MATCH


Maksud MATCH disini kamu sama lawan kamu disana sama-sama nge-LIKE (swipe right) or SUPER LIKE (swipe up). Berhubung awal-awal udah panik deluan ga tau tuh swipe ngaco ke kanan, kiri, tapi ga pernah swipe up hehehe...
Eh karena swipe asal itu, mulai deh chattingan orang ga dikenal muncul.
Berlanjut dengan ngisi profile yang sebenar-benarnya, karena niatnya nyari temen yang setipe sama saya. (Ngisi interest nya aja cewe sama cowo) hahahaha

2. Kesan lanjutan
Setelah 2 hari pake aplikasi ini asli nyaman banget, soalnya ga ada hal-hal yang menjurus sama modus dan hanya sebatas sharing dan berbagi pengalaman. Mulai tuh pada nanyain personal chat selain TINDER. (Yowes siapa tau bisa jadi real friend)
Masih aman-aman aja

3. Mulai ada yang BAPER
Di tahap ini mulai deh ngerasa males, jadi serba salah kalo chat 

4. Nemu temen yang kritis
Karena masih ada temen yang masih bisa diajak ngobrolin yang asik-asik dan kritis. Masih sayang kalo uninstall ni aplikasi dan dilanjut. Ada yang ngomong ngaco soal film, hobi, kata plesetan, obrolan ga ada sangkutan kemana-mana. Tapi mereka menghibur la hehehe...

5. Give up
Mulai males dan salut bisa bertahan 3-4 minggu buat mainin ni aplikasi. Yang buat males nya soalnya pertanyaan yang berulang-ulang ditanyain orang yang beda-beda. Tapi seengganya dapet tuh temen yang bisa jadi temen nongki hehehe...

Summary: Aplikasi TINDER masih terbilang aman sih, asal kitanya tegas buat batasan obrolan, dan tegas sama apa yang mau diniatin. Aturan yang pasti mah, JANGAN PERNAH BERHARAP BERLEBIHAN SAMA LAWAN CHAT YANG BELUM KETEMU 

Ok...

Next, MeetMe application




Setelah TINDER di uninstall cari-cari lagi tuh aplikasi yang berharap lebih seru. Diliat dari review nya keliatan aman. 

Kelanjutannya habis diinstal ni, msih sama akses nya pake facebook. Dikirain kayak TINDER profile harus di edit dulu dan harus upload foto dulu. Ternyata beberapa foto dari facebook udah muncul sendiri di aplikasi ini (feeling ga enak). 
Dengan sendirinya la langsung banyak yang chat. What a mess??
Bener-bener kayak jaman MIRC tau ga?

Dan banyak banget orang aneh dan ga sopannya.

Berhubung males ngelanjutin dan lebih asik buat mainin aplikasi edit foto produk. Ya, ga bertahan seminggu (cuma 1 hari) aplikasi itu pun musnah dari HP saya.

Masih pengen banget dapet temen tapi yang bisa ngajarin dan ngasah keman=mpuan berbahasa ni.

Dicari...dicari..dicari..

dan nemuian aplikasi Anygram


Kayaknya ni aplikasi baru dibuat. Soalnya dicari di mbah google gak terlalu banyak info soal ini aplikasi. 

First impression Sukses buat saya bingung karena tampilannya agak ribet. Jauh dari kata simple, tapi aman banget dan nyaman banget jauh dari 2 aplikasi diatas. Ketemu foreigner yang bener-bener pengen belajar bahasa.

dan sampe sekarang, I still use this application (Jempol buat aplikasi ini, karena aplikasinya cocok buat orang-orang yang suka ketemu orang baru ++++ pengen belajar bahasa)



Sekian,,review aplikasinya





Minggu, 11 Juni 2017

THINKING and FEELING is My Good Team


Pernah ga sih denger kalimat 
"Otak dan hati tu susah buat sejalan!"
Hm...What do you think? Menurut aku sih ga terlalu susah juga ya. Aku bersyukur punya otak dan hati yang bisa bekerja sama dengan baik (InsyaAllah). I think they are a good team. Really!! Mereka yang ngebuat aku bisa tenang  ngejalani hidupku, memperbaiki mood ku, mengalahkan ego ku, mengalahkan si "Pembohong" dalam diriku. They are such to accomplish each other! If they are fight, I will be in my silent for a long. Otak dan hati ku adalah CORE of my action, intention, and spoken.






Otak dan hati memang sering memiliki pendapat yang berbeda, hingga ga jarang buat aku blank. Oh ya, aku akan memperkenalkan kedua sahabat ku ini.
Otak ku bernama "THINKING" dengan karakter kuat dan keras yang mendominasi alam sadar ku. Karakternya yang terkadang terkesan bossy ngebuat ego aku diberi ruang untuk bertindak. Karakter lainnya, ia seorang yang perfeksionis, ambisius, tak mau mengalah, tapi ia juga yang membuka jendela informasi, analisis, perhitungan, dan pengingat yang baik, ia jarang mengeluh dan berpikir dari sudut objektif.
Sedangkan temannku yang lain, si Hati bernama "FEELING" dia lebih sering tertidur dan menguasai alam bawah sadarku. Kalo dia terbangun, dia suka buat moody, baper, haus perhatian. Tapi dia lah pemimpi yang mendorongku untuk maju meraih mimpi. Pemimpi yang selallu optimis, egois, cengeng, bertoleransi, dan mengingatkan ku akan sebuah harapan dan jawaban dari hal yang ku butuhkan, bukan hanya diinginkan. Ia yang menyadarkanku untuk mendekatkan diri pada Allah, pencipta seluruh alam dan isinya. FEELING hanya terbangun sesekali saja karena ia sering merasa lelah dan lemah untuk menghadapi kenyataan. Dan disinilah ada THINKING yang bertugas selagi feeling  tertidur.

"We are created not to life alone, but life to be a team"

Bukan hanya THINKING dan FEELING yang harus bekerja sama. Karena kerja sama akan menghasilkan rasa damai, aman, serasi, dan selaras untuk menjalani kehidupan.

THINKING mengambil alih saat aku berkomitmen dengan PROFESIONALITAS (bahasa santainya tanggung jawab) karena tanggung jawab itu ga mudah kalau dibawa BAPER. Jadi THINKING siap-siap pasang kuping lebar, muka tebal, dan berbagai teori objektif tentang bekerjasama dengan pikiran orang lain di luar sana. Dia juga ga akan neko-neko bila ada sesuatu yang tak pantas ia terima atau dimintai pendapatnya. Sesekali ia mengetuk pintu rumah FEELING untuk membantunya menekan EGO, membesarkan hati nya saat ambisinya tak tercapai dan mengingatkan nya bahwa masih ada sisi kemanusiaan yang harus ia hargai.

FEELING akan terbangun saat semua tanggung jawab yang dikerjakan THINKING telah selesai. Saatnya LOGIKA beristirahat tapi bukan berarti ia tertidur lelap, ia masih setengah tersadar untuk memastikan kondisi FEELING baik-baik aja. (so proud of you THINKING). FEELING berusaha untuk membuat suasana disekitarnya berjalan menyenangkan, mengekspresikan suasana jiwanya, dan menjadi sahabat terbaik bagi si pencerita curhatan. FEELING tidak akan men-judge lawan bicaranya. Sisi lemah FEELING yang sama sekali ga boleh muncul adalah membuka lebar-lebar pintu hatinya (dalam kasus ini bisa dibilang trust). Karena saat ia sangat mempercayai orang lain, dia ga akan peduli seberapa besar kesalaha yang dilakukan orang tersebut. Disinilah waktunya FEELING untuk berdiskusi dengan THINKING. THINKING akan memberikan banyak kemungkinan terburuk sampai terbaik sehingga FEELING dapat mempertimbangkan semua langkahnya. 

THINKING dan FEELING tidak harus terus berdebat, mereka hanya perlu diskusi untuk menentukan hal yang akan dilakukan.

So that's a bit part of their story. I hope you'll understand about their story

Hidup ini ga selamanya lurus, dan jangan terlalu lama hidup dalam jurang yang gelap. Hidup ini seimbang, tidak harus ada pertengkaran yang memecahkan kedamaian.





Selasa, 06 Juni 2017

Heresis

Alasan Heresis Kuat


Aku hanya ingin kalian tidak hanya menatapku
Aku ingin keberadaanku benar-benar diakui
Aku nyata, aku tak fana, aku dapat kau sentuh, aku tak tembus pandang
Berontaku dalam ketidakpuasanku
Amarahku dalam diamku
Alasanku tersirat dalam setiap kejengkelan mata yang memandangku


“Aku ga mau diatur!! Teserah aku lah, aku mau ngelakuin apa? Kenapa harus Ibu harus mengatur aku terus sih?” Tolak Heresis untuk mematuhi Ibunya.

Ia berlari keluar rumah nya sambil menggenggam beberapa batu sihir milik keluarganya. Dengan ini aku akan menguasai dan memiliki apapun yang aku mau. Aku bisa mengatur siapapun. Aku ga sudi harus nuruti orang yang lebih rendah level nya dari aku!!

“Heresis, mau pergi kemana kamu? Mau dibawa kemana batu-batu itu?” Panggil Ibunya, Luminatrix yang saat itu agak terdengar kesal dan ia melemparkan beberapa kilat sihirnya pada Heresis. Namun tak ada satu pun kilat yang mengenai Heresis.

Heresis menghilang di balik kabut yang tiba-tiba muncul dari hutan. Dia terus berlari sampai akhirnya ia sadar bahwa tak da satupun yang mengejarnya. Suara kaki yang mengejarnya hilang tergantikan suara sunyi dan dingin.

Di balik kabut yang tebal ia melihat bayang-bayang sebuah rumah, ia dekati dan memeriksa sekelilingnya. “Halo...ada siapa di dalam? Adakah penghuninya? Ada orang kah?” Heresis mengelilingi rumah itu berulang kali hingga ia memberanikn diri untuk membuka pintu rumah tersebut.

Tak ada seorang pun di dalam sana. Di dalam rumah itu tertata beberapa perabot yang sangat sederhana; 2 kursi kayu yang rapuh, satu meja kayu yang sudah tak memiliki 1 kakinya, sebuah kasur yang sudah berserakan dan tak berbentuk, meja hias, dan sebuah vas bunga berisi bunga mawar yang layu dan belum mekar.

Heresis duduk disudut ruangan, ia melipat kakinya dan meletakkan kepalanya tepat dilutut yang kini sampai ke dahinya. Ia pejamkan matanya, berharap tak ada lagi peraturan dan paksaan yang membuatnya benci akan kehidupan di luar sana.

Kenapa aku harus menuruti mereka, harus jadi seperti mereka? Mereka lebih rendah dari ku. Bahkan mereka tak menguasai sihir sedikit pun. Bila aku yang memegang kendali, pasti Ibu akan lebih bangga dan bahagia. Karena ibu tau, aku tak pernah membangkang padanya. Tapi aku tak bisa ikuti keinginan ibu untuk hal yang satu ini. Tak tau kenapa, tapi ada sesuatu yang mengganjal di hatiku. Aku tak sudi menghormati yang lebih lemah.

Dalam gejolak emosi yang Heresis rasakan, ia terdiam seketika batu berwarna merah bersinar dan cahayanya menuju ke dalam jiwa Heresis.

Manusia-manusia lemah itu hanya akan menghancurkan bumi ini. Dengan apa mereka akan melindunginya? Mereka tak kenal apapun selain nafsu yang ada di dalam dirinya. Seharusnya aku yang memipin, seharusnya aku yang berkuasa di bumi ini.

Setelah itu batu berwarna kuning keemasan memacarkan dan memberikan cahayanya kepada Heresis.
Aku jahat? Aku tukang pembuat onar? Aku benci saat mereka menatap ke arahku. Menatap rendah dan remeh. Ada juga yang menatap karena takut padaku. Tak ada seorang pun yang memperdulikan ku. Kalian tak mau sama sekali memahamiku. Kalian hanya bisa menyalahkan ku. Membuat ku semakin benci pada kalian.

Batu berwarna biru melakukan hal yang sama seperti batu-batu sebelumnya.

Tiba-tiba Heresis menangis. Belum terdengar satu kata pun terucap dari bibirnya. Suara tangisnya semakin terdengar lirih dan ia mulai tertawa perih.

Aku tak menyesali semua yang ku perbuat. Aku tak ingin menghormati dan mengakui manusia lemah itu, karena ku tau kau tak mungkin sehebat diriku. Aku tak bisa mengakui mereka, karena mereka terlalu angkuh untuk memimpin bumi ini. Aku akan menghancurkan mereka, menunjukan pada manusia-manusia rendah itu dan menyadarkannya kalo mereka tak pantas mendapatkan segala kekayaan yang ada di bumi ini.

Batu hijau terakhir bersinar, disusul 3 batu lainnya.
Batu-batu sihir yang memiliki kekuatan yang maha dahsyat bila digabungkan dan akan mendatangkan musibah bagi manusia. Mengambil kedengkian, kebencian, amarah, dan sisi gelap Wizard untuk menguasai alam bawah sadar manusia.

Amarah, dengki, benci, iri, dan segala hal yang membutakan mata akan melemahkan “rasa” siapapun, sekalipun itu penyihir terkuat atau bahkan setan sekalipun.
Namun sisi gelap juga akan menguatkan keinginan, dan hasrat tanpa memandang iba bahkan bisa menjadi kekuatan yang sangat menakutkan dan menghancurkan.

By : Otong
07 Juni 2017




only sharing

sometime we can't be able to guess the life's secret
Have you heard proverb "don't judge book by the cover"?

Do you know what it means?
Yeah...It is like "Don't judge people by the appearance or performance" sometimes their performance can camouflage your eyes..Nice appearance isn't guarantee that the people is a good man. i have friend who is good looking and friendly, but in another hand he can be an insurrectionist. He doesn't care about anything around him, he doesn't listen all of words. he always thinks about his self. It's not good you know!!
In the other side, my friend is like that he doesn't care about his friends whereas he wants to help his friends without any purpose. He's like Lazy but he's smart, diligent.


SO, DON'T YOU JUDGE THEM BY THEIR PERFORMANCE


We have to learn more about everything that we don't know. it's a God's secret.
I know It's a public story, It's not a secret.

Change topic,,,hehe

Some people don't want to play more and some people don't want to study all the time.It's boring you know, we need little intermezzo to refresh our mind; however, Don't be a slacker.It's not cool!!!
hehehehe 

All of these expressions only want to get blessedness. happiness will be got by us if we can make our lovely people happy too.

Do you agree?????

GET IT

I want to be happy
but I don't know how
I want to smile
but I can't smile

Am I happy only by myself?
without family,friends
How can I be happy only by myself?
without anyone here

I'll try to make it better
I'll try to laugh together
I'll try always there, to get it
get this blessed without tears


Note: Thanks diriku yang ada di masa lalu. Terima kasih stranger yang udah membangkitkan rasa ingin berkarya dalam blog ini.

Quote "Diri tak mungkin abadi karena akan hilang dari bumi ini, namun karya masih terus tersirat walau raga tak lagi ada"

By: Otong



Awali hal-hal yang bisa kita lakukan

Berawal dari keisengan yang membawa pada keseriusan
Berawal dari hobi dan menjadi kebiasaan
Berawal dari hal kecil menjadi hal yang besar
Berawal dari satu kelompok menjadi kelompok besar

Sebelumnya tidak pernah terlintas dalam hati untuk bertanggungjawab pada hobi yang berawal dari keisengan, karena sampai saat ini masih ada tanggung jawab moral terhadap orang tua [ya..belajar, apalagi].

Namun setelah menjalani proses yang panjang, saya rasa saya terperangkap dalam hobi ini. Disini saya menemukan saudara, disini saya mendapatkan pengalaman, disini saya bertemu orang-orang hebat, dan disini lah saya dibentuk menjadi individu yang lebih baik lagi. Awalnya pun tak terbiasa dengan lingkungan baru, awalnya tak terbiasa memikirkan hal yang baru, dan awalnya tak terbiasa dengan tantangan baru.

Membosankan .. memang membosankan kalo setiap hari kerjaannya hanya kampus, rumah (anak kupu-kupu kata temen-temen saya) masa kuliah pulang, kuliah pulang.  Kehidupan kayak gitu mah monoton ga ada tantangannya. Akhirnya ada tempat dimana saya bisa ber-ekspresi, dimana saya menjadi seorang yang berbeda, dimana saya menemukan tempat untuk menatap dunia lebih luas (setidaknya tidak selebar daun kelor).

Perjalanan panjang dan proses yang tak mudah dan tak singkat, mengubah cara kami berpikir. Huft... di luar sana masih banyak yang belom kita lakukan, di luar  sana masih banyak orang-orang yang hebat dari diri kita, di luar sana masih ada kehidupan yang lebih menyedihkan dari hidup kita. Disinilah saya diajarkan untuk tidak berpikir sempit.  Bila kita berani untuk menatap hal baru yang lebih sulit dari yang kita alami, kita akan bertindak lebih bijak untuk diri kita dan juga orang lain. Tidak hanya menutntut untuk selalu diberi, tapi hal yang lebih baik daripada itu adalah memberi.

BERIKAN SESUATU YANG KITA BISA, BUATLAH DIRI KITA JADI LEBIH BAIK DENGAN MEMBERIKAN SESUATU YANG KITA BISA J



Note : Untuk perjalanan yang sudah terlewati terima kasih untuk kalian yang sudah menemani hingga saat ini. Baraya 2010 TEATER UNGU

By: Otong

Naskah : Kami Indonesia


Sebelum pertunjukan dimulai, panggung kosong tanpa musik yang mengiringi. Beberapa saat kemudian muncul seseorang yang melambangkan Bhineka Tunggal Ika.

Bhineka Tunggal Ika: (dengan wajah yang ceria memperhatikan beberapa atribut yang dipakainya. Baju adat jawa, rok adat kalimantan, beberapa asesoris yang berasal dari berbagai macam daerah yang melambangkan keanekaragaman budaya di Indonesia. Tak lupa simbol bendera merah putih yang diikatkan di lengannya.) “ Selamat siang saudara-saudara sekalian. Tahukah anda siapa saya ini? Dari beberapa atribut yang saya pakai, saya harap anda sekalian dapat menebak siapa saya ini. Oh ya sebelumnya saya ingin anda-anda sekalian berkaca terhadap diri kalian sendiri. Apakah kalian sama? Siapakah diri kalian? Kalian berasal dari suku mana? Setelah kalian perhatikan diri kalian sendiri, sekarang perhatikanlah teman-teman disekitar kalian. Mulai dari muka, bentuk tubuh, logat bahasa, hingga sikap mereka. Hm...Indah bukan. Dari sekian banyak perbedaan, kita dapat berkumpul bersama di satu tempat tanpa ada perkelahian atau pun pertengkaran. Sejak dulu, Indonesia memang beraneka ragam. Itulah yang menjadikan negeri kita indah dan menyenangkan. Dari sabang sampai merauke, perbedaan inilah yang menjadikan kita kaya. Itu pula yang menjadikan saya selalu ingin tersenyum dengan perbedaan yang kita miliki. (tiba-tiba raut mukanya menjadi agak serius) hm....tidak! BUKAN SEPERTI ITU! Jangan ada perpecahan yang kalian perbuat dengan keegoisan kalian, kita ini satu, jangan hancurkan persatuan yang telah kita bentuk dengan susah payah, jangan nodai tangan kalian dengan darah sodara kalian sendiri. HENTIKAN ! 
(Bhineka terdiam, wajahnya tampak sedih. Perlahan-lahan terdengar suara musik lagu sabang sampai merauke. Wajahnya yang muram sedikit demi sedikit berubah menjadi bahagia. Dia bangkit dari tidurnya. Pelan...pelan, sambil ikut menyanyikan lagu) Indah bukan. Mengapa harus ada perpecahan? Kita ini tidak bodoh! Kita ini bangsa yang seharusnya menjadi panutan bagi bangsa lain. Perbedaan kita inilah yang seharusnya menjadi pemacu untuk lebih maju, sodara. Ingatkah kalian? Beratus-ratus tahun kita dijajah bangsa lain. Berapa banyak darah dan mayat yang telah berkorban demi kehidupan kita saat ini. Masih ingatkah kalian, apa makna dari Bhineka Tunggal Ika? Ya Bhineka Tunggal Ika itu artinya berbeda-beda tapi tetap satu jua. Walaupun kita berbeda-beda suku, budaya, adat istiadat tapi kita punya satu tujuan yang sama yaitu untuk KEMERDEKAAN INDONESIA. Seharusnya perbedaan inilah yang menjadi pematik bagi diri kita untuk membuat api persatuan lebih besar lagi. Bangsa ini untuk kita bersama. Kita majukan tanah kita ini untuk anak cucu kita dikemudian hari, ajarkan lah kepada sodara-sodara kita, orang tua kita, anak cucu kita nantinya untuk merasakan keindahan dari perbedaan yang kita miliki. (Nada yang tinggi, merasa marah) Bukan jadi orang bodoh yang menjadi alat untuk penghancuran bangsa sendiri dan demi keuntungan suatu individu atau kelompok tertentu. Kita bodoh karena bangsa kita sendiri! Kita hancur karena dijajah bangsa kita sendiri! (nadanya turun dan kembali dengan sikap bijaksananya) Ayolah bangun para pemuda, hidup ini bukan hanya untuk kesenangan semata. Masa muda, jangan kita sia-siakan hanya dengan kebodohan. Bermain boleh, tapi bermainlah untuk kesenangan bersama. Lebih baik lagi kalau kita bersama bisa belajar bersama. Memperbaiki pondasi bangsa ini, harapan para pejuang di masa lalu. Mari kita jaga bersama bangsa ini. Sekali lagi, perbedaan ini bukan untuk mengancurkan. Tapi perbedaan ini yang membuat kita merdeka. SEMANGATLAH PARA PEMUDA, JANGAN BODOH KARENA HASUTAN, JANGAN BODOH HANYA KARENA PENGKHIANATAN, MUSUH YANG PALING BERBAHAYA ADALAH DIRI KITA SENDIRI KARENA DIRI KITA DIBIARKAN DIJAJAH PEMIKIRAN PARA INTELEKTUAL YANG MENGHANCURKAN. BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH.


Bhineka membalik badannya sambil duduk, muncullah sang Pancasila dengan memakai atribut seadanya dan mengikatkan kain berwarna merah putih di lengannya.

Pancasila: (melihat keadaan sekitar, berputar-putar. Wajahnya tampak pucat melambangkan kepudaran pancasila di tengah masyarakat)(dengan suara getir, diiringi lagu INDONESIA RAYA) “ Pancasila. 1. Ketuhanan yang maha esa, 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3. Persatuan Indonesia, 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (terdiam) Semangat patriotisme yang dulu akui rasakan kini perlahan gugur ditelan jaman. Indonesia semakin hari semakin pintar, pintar ngeles, pintar membodohi, pintar menghasut, bahkan pintar untuk membuat perpecahan. Fiuh..Sebenarnya bukan untuk ini aku bertahan sampai saat ini. Para tetua terdahulu menitipkan ku dari generasi ke generasi, namun yang ku rasa dari tahun ke tahun, aku seperti tidak lagi berada dalam palung hati bangsa ku sendiri. Nilai-nilai yang tercantum dalam badan ku ini hanya seperti pajangan yang hanya dilihat sesekali saja oleh bangsaku. Aku ada karena kemerdekaan bangsa ku ini. Aku ada karena darah dan tubuh para pejuang. (dengan suara tegas) 1. Ketuhanan yang maha esa. Bahkan bangsa ku saat ini tidak lagi mengenal Tuhan, mereka tidak takut akan Tuhan YME, yang menciptakan mereka. Atheis bermunculan dimana-mana hanya karena alasan ‘kami sedang mencari jati diri kepercayaan kami’. Benarkah? 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Hm..Yang satu ini tampaknya telah dilupakan oleh pemerintah kita sendiri. Koruptor malah diberikan ruang gerak yang cukup luas seakan-akan tak ada yang dapat menghentikan mereka. Bahkan dengan uang HASIL JERIH PAYAH MEREKA MENIPU RAKYAT, mereka dapat mempermainkan panggung keadilan di Negeri ini. Sedangkan para rakyat yang malang, hanya karena sulit untuk mempertahankan hidup mereka. Mereka rela masuk penjara hanya karena mengambil semangka tetangga mereka. Belum lagi oknum-oknum yang menjual para remaja dibawah umur untuk dijadikan barang perdagangan internasional. Adilkah itu? Beradabkah mereka? 3. Persatuan indonesia. Bhinneka pun akan menangis dan geram bila melihat bangsa kita saat ini yang tak lebih terlihat seperti hewan. Darah bertaburan dimana-mana hanya karena perbedaan. Bukan kah perbedaan ini yang menjadikan kita bersatu! Bersama-sama memperjuangkan kemerdekaan untuk Negeri ini! 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Mengertikan anda-anda sekalian dengan pernyataan ini? Coba..Jelaskan pada diriku. Rakyat saya sudah hilang kepercayaannya pada para penguasa, bagaimana bagian ke-4 dari tubuhku ini dapat mereka percaya. Sulit untuk dipercaya. 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. (terdiam lagi, mengambil kaleng yang berada dipinggir pintu masuknya, lalu menatap ke arah penonton) haruskah kalian menghapus ku dari sejarah? Pertanggungjawaban apa yang akan kalian lontarkan bila saja aku harus memudar bersama jaman yang tak dapat berkata. Generasi muda bersyukurlah karena kalian tidak perlu repot-repot menumpahkan darah kalian untuk mendapatkan kemerdekaan bangsa ini. Tak perlu kalian merasa takut karena peperangan yang terjadi beratus-ratus tahun yang lalu, tak usah takut mati, tak usah takut karena tidak mendapatkan pendidikan yang layak kalian dapatkan, tak usah takut karena belum kawin. Ha,,ha,,ha,, (kembali serius dengan mimik mukanya) hanya saja aku ingin menyampaikan sesuatu hal pada kalian. Jagalah nilai-nilai yang tercantum pada tubuhku ini, ajarkanlah pada generasi selanjutnya dan camkan dalam hati kalian ! kalian tidaklah bodoh, kalian bukan alat untuk diperdaya bangsa asing tapi kalian adalah alat kemajuan bangsa ini yang berbudi pekerti luhur dan bersikap layaknya Intelektual yang sesungguhnya. (membelakangi penonton dan terduduk)


Setelah pancasila menyampaikan keresahannya muncullah Seorang perempuan dengan kain putih lusuh sambil meratapi dirinya. Dialah ibu pertiwi.

 Ibu Pertiwi:
Aku lah sang ibu yang telah melahirkan pejuang-pejuang tangguh, rumah bagi tanah hijau, lautan luas, ibu yang telah melahirkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
ya.. akulah sang pertiwi.. Ibu pertiwi. Akulah tempat dimana langit menjulang luas dengan gagahnya, tanah hijau yang terhampar luas.. Tapi... itu hanya beberapa puluh tahun yang lalu.. sebelum akhirnya aku mulai menangis.. Tanahku... hancur, anak-anakku, anak bumi pertiwi, mereka yang telah susah payah menjaga dan melindungiku, kini berbalik menyerangku.
Aku yang dulu sangatlah bersih, putih asri.., kini dikotori oleh pengkhianatan-pengkhianatan anakku sendiri. Dulu memang aku pernah sangat menderita sekaligus bangga akan anak-anakku yang telah susah payah berjuang melawan ketidakadilan dari para bangsa kincir angin dan para manusia-manusia matahari dari timur hanya untuk membebaskanku dari kekangan para penjajah.. Hingga akhirnya salah satu anak pertiwi, sang proklamator membebaskan penderitaanku.
Ku pikir, penderitaanku akan berhenti seketika, ketika hak kebebasan pertiwi telah diploklamirkan. Tetapi aku salah.
aku yang dulu bersih dan asri, kini telah kotor.. bukan oleh kaum penjajah, melainkan dari anak-anakku sendiri. Aku kotor..kotor oleh korupsi yang diciptakan oleh bangsa sendiri, ketidakjujuran, kemiskinan, kesewenang-wenangan para pemimpin bangsa ini, perpecahan antar suku hingga menumpahkan begitu banyak airmata dan darah.. mengapa anakku?? Ada apa gerangan engkau terus menyakiti ibumu dengan keanarkisan?
Bukan kah engkau seharusnya menjagaku? Melindungiku? Mengapa kini aku merasa kalian hendak menghancurkan ku, menghancurkan ibu pertiwi?? Susah payah kuberikan kalian tanah subur, tempat untuk kalian berteduh dan tinggal dengan damai, tetapi mengapa kini seolah kalian anak-anak pertiwi ingin memusnahkanku?? Sampai kapan kalian akan terus membuatku menangis?
Bangunlah anakku, bangsa ini berdiri bukan untuk dijatuhkan... bangsa ini merdeka bukan untuk dijajah kembali oleh kebodohan dan kemiskinan.. Bangsa ini berdiri untuk dimakmurkan dan dibebaskan dari kehancuran.. Biarlah mereka yang kini mengaku para wakil anak pertiwi memimpin sesuka hati mereka, tapi ingat anakku.. kalian sebagai generasi muda harus memakai akal sehat kalian untuk melanjutkan perjuangan bangsa ini, buatlah Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika kembali menemukan tempat dimana mereka harus berdiri dan kembali membentangkan sayap Garuda yang sudah lama tertidur. 
Bangsa ini adalah tanah airmu, pusaka yang akan selalu mengalir didalam urat nadimu, terukir disetiap tulang rusukmu, dan akan selalu menjadi rumah bagimu setelah mengarungi perjalanan panjang sampai nanti kau menutup mata.


Note: Naskah beberapa tahun yang lalu, for Buchmesse at STBA Yapari ABA

2013
By: Otong






 

Sample text

Sample Text


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

Sample Text