Social Icons

Senin, 31 Desember 2012

GERUND -Learning English-


LEARNING  ENGLISH
Gerunds
            Gerunds are –ing forms of the verb that are used as mouns. Gerunds name actions that are nouns.
            SUBJECT       : Learning the new bus schedule is easy.
                                    : Making new friends can be difficult.
            PREDICATE NOMINATIVE
                                    : My student job this year is working in the library.
                                    : Paul’s favorite sport is running.
            DIRECT OBJECT
                                    : Paul likes running.
                                    : Jim enjoys playing golf.
            OBJECT OF A PREPOSITION
                                    : Paul likes most sports except fishing.
                                    : Some people are afraid of speaking in public.
            OBJECTIVE COMPLEMENT
                                    : The police officer considered the offense speeding.
                                    : The teacher called the children’s play learning.
Although gerunds are used in a clause as mouns, they keep the qualities of verbs. Gerunds can be followed by direct objects, indirect objects, adverb modifiers, and predicate adjectives if their meaning allows these constructions.
            GERUND FOLLOWED BY DIRECT OBJECT:
            Gerund                     direct objects
            Learning the new bus schedule is easy.
            Making                 new friends can be difficult.
Note: When as article or an adjective modifiers the gerund, the gerund is followed by a prepositional phrase instead of by a direct objects.
            MODIFIERS BEFORE A GERUND:
            Modifier        gerund            prepositional phrase
            Constant      learning            of new bus schedule is annoying.
            The             building             of a lasting friendship can take a long time.
            GERUND FOLLOWED BY INDIRECT OBJECT:
                      Indirect objects
            Giving       Jim           new golf clubs would please him.
            Buying      Paula         new shoes is expensive.
            GERUND FOLLOWED BY ADVERB MODIFIER:
                          Adverb modifier
            Learning       quickly       is easier for Pat than for Steve.
            Eating             fast          is bad for the digestion.


            GERUND FOLLOWED BY PREDICATE ADJECTIVE:
            Predicate adjective
            Feeling happy      makes Ray sing.
            Being kind           can be difficult.
Use a possesive pronoun before a gerund. Using an object form of the pronoun changes the meaning and emphasis of the sentence. Use an object pronoun if the –ing form is a participle that modifies the pronoun.
            OBJECT PRONOUN FOLLOWED BY PARTICIPLE:
            We heard the dog barking.
            We heard it barking. (emphasis on it-barking modifies it)
            We saw John sleeping.
            We saw him sleeping. (emphasis on him-sleeping modifies him)
            POSSESIVE PRONOUN FOLLOWED BY GERUND:
            We heard the dog’s barking.
            We heard its barking. (emphasis on barking-its modifies barking)
            We were annoyed by John’s sleeping.
            We were annoyed by his sleeping. (emphasis om sleeping-his modifies sleeping)
Many compound nouns are made from a gerund and another noun. They usually show the purpose to which the head noun is put.
            A drinking fountain-a fountain drinking
            An ironing board-a board ironing
            A parking lot-a lot parking
A swimming pool-a pool swimming

Source: Reference Guide to English (A Handbook of English as a Second Language) written by Alice Maclin.

Kamis, 13 Desember 2012

Sekilas tentang rasa


Perasaan apa ini? Sering kali aku dibuat bingung olehnya. Saat aku bertanya pada diriku “Apa yang kau inginkan?” sampai saat ini belum ku temukan jawabannya. Sebagian diriku merasa takut bila tak sengaja aku menyakitinya, sebagian lainnya takut kalau ternyata dugaan ku ini salah. Ya Allah berilah petunjuk, saat ini aku dibingungkan oleh keadaan, APA YANG SEBAIKNYA HAMBA LAKUKAN.
Ga kerasa ya hampir 2 tahun saya TAU anda tapi baru beberapa bulan saya ngerasa KENAL sama anda. Sepertinya anda sedang memberi kesempatan pada saya untuk mengenal anda! Tapi saya rasa, ini belum cukup! Anda tau kenapa saya masih ngerasa belum mengenal anda sehingga saya benar-benar bingung sama yang sedang saya rasain sekarang.
Pertama, saya ngerasa anda belum sepenuhnya mejadi diri anda karena menurut saya anda terlalu baik, sampai saat ini saya belum menemukan hal jelek di dalam diri anda. Hal ini yang membuat saya ragu. Sempat tersirat beberapa kali dalam benak saya “Berapa lapis topeng yang anda pakai?” tapi di lain cerita saya sempat bersemedi dan jawabannya, saya memang belum kenal baik siapa anda.
Kedua, anda terlalu tenang untuk ukuran manusia. Ga tau karena udah tahan banting?, ga tau karena anda memang bijaksana melihat dan merasakan tantangan hidup ini?, ga tau karena anda terlalu cuek sama keadaan yang anda hadapi? Belum ada keluhan yang serius yang saya dengar dari anda. (disatu sisi sih emang bagus ya, berarti mensyukuri segala yang diberikan oleh Allah)
Ketiga, secara keseluruhan diri anda merupakan tanda tanya besar bagi saya. Anda menceritakan beberapa bagian dalam diri anda tapi saya masih saja merasa belum dapat mengenali anda (unrecognized thing). Sesempurna apa diri anda hingga anda “terlihat baik-baik saja” di mata saya.
Itulah manusia, makhluk hidup yang complicated, yang selalu merasa tidak puas atas yang ia ketahui, yang ia kenali, atau bahkan yang ia miliki. Yang saya tahu, manusia yang baik itu adalah manusia yang dapat mensyukuri apa yang ia dapatkan, secara tersirat atau pun tertulis.
Saya memanglah bukan manusia yang termasuk handal dalam memahami perasaan. Saya hanya ingin menjadi manusia yang dapat saling membantu, terutama berbagi kesedihan dan cerita yang mungkin membuat anda tertekan. Menurut saya, semakin banyak cerita yang anda bagi, semakin mudah anda memperkenalkan diri anda pada manusia lainnya. Salah satu cerita yang paling berpengaruh, saat anda mengijinkan orang lain mengetahui permasalahan atau kejelekan yang telah anda lalui. Dan salah satu cara untuk mendapatkan teman yang baik adalah jika anda merasa nyaman menceritakan keburukan anda pada mereka sehingga mereka dapat mengenal anda dan menerima anda apa adanya. Begitulah kiranya yang saya tau tentang perasaan diriku, dirimu, dan diri yang lain-lain.
“Jangan pernah menyalahkan kejadian demi kejadian yang telah kita lalui! Karena waktu tak dapat dikembalikan dan hal itu tentu telah anda ketahui. Kita terlalu banyak merugi karena telah banyak penyesalan dari peristiwa-peristiwa yang kita rasakan. Bukan kah seharusnya kita bangga terhadap diri sendiri saat orang lain menilai lain pada diri kita. Mereka yang hanya dapat melihat keadaan kita dari luar, belum tentu mampu merasakan setiap peristiwa berat yang telah kita alami. Tetaplah maju! Karena mata dan perasaan anda yang membimbing! Bukan bisikan-bisikan jelek yang mampu menghentikan langkah anda untuk keluar dari belenggu yang anda buat sendiri!”
 

Sample text

Sample Text


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

Sample Text