Social Icons

Senin, 31 Desember 2012

GERUND -Learning English-


LEARNING  ENGLISH
Gerunds
            Gerunds are –ing forms of the verb that are used as mouns. Gerunds name actions that are nouns.
            SUBJECT       : Learning the new bus schedule is easy.
                                    : Making new friends can be difficult.
            PREDICATE NOMINATIVE
                                    : My student job this year is working in the library.
                                    : Paul’s favorite sport is running.
            DIRECT OBJECT
                                    : Paul likes running.
                                    : Jim enjoys playing golf.
            OBJECT OF A PREPOSITION
                                    : Paul likes most sports except fishing.
                                    : Some people are afraid of speaking in public.
            OBJECTIVE COMPLEMENT
                                    : The police officer considered the offense speeding.
                                    : The teacher called the children’s play learning.
Although gerunds are used in a clause as mouns, they keep the qualities of verbs. Gerunds can be followed by direct objects, indirect objects, adverb modifiers, and predicate adjectives if their meaning allows these constructions.
            GERUND FOLLOWED BY DIRECT OBJECT:
            Gerund                     direct objects
            Learning the new bus schedule is easy.
            Making                 new friends can be difficult.
Note: When as article or an adjective modifiers the gerund, the gerund is followed by a prepositional phrase instead of by a direct objects.
            MODIFIERS BEFORE A GERUND:
            Modifier        gerund            prepositional phrase
            Constant      learning            of new bus schedule is annoying.
            The             building             of a lasting friendship can take a long time.
            GERUND FOLLOWED BY INDIRECT OBJECT:
                      Indirect objects
            Giving       Jim           new golf clubs would please him.
            Buying      Paula         new shoes is expensive.
            GERUND FOLLOWED BY ADVERB MODIFIER:
                          Adverb modifier
            Learning       quickly       is easier for Pat than for Steve.
            Eating             fast          is bad for the digestion.


            GERUND FOLLOWED BY PREDICATE ADJECTIVE:
            Predicate adjective
            Feeling happy      makes Ray sing.
            Being kind           can be difficult.
Use a possesive pronoun before a gerund. Using an object form of the pronoun changes the meaning and emphasis of the sentence. Use an object pronoun if the –ing form is a participle that modifies the pronoun.
            OBJECT PRONOUN FOLLOWED BY PARTICIPLE:
            We heard the dog barking.
            We heard it barking. (emphasis on it-barking modifies it)
            We saw John sleeping.
            We saw him sleeping. (emphasis on him-sleeping modifies him)
            POSSESIVE PRONOUN FOLLOWED BY GERUND:
            We heard the dog’s barking.
            We heard its barking. (emphasis on barking-its modifies barking)
            We were annoyed by John’s sleeping.
            We were annoyed by his sleeping. (emphasis om sleeping-his modifies sleeping)
Many compound nouns are made from a gerund and another noun. They usually show the purpose to which the head noun is put.
            A drinking fountain-a fountain drinking
            An ironing board-a board ironing
            A parking lot-a lot parking
A swimming pool-a pool swimming

Source: Reference Guide to English (A Handbook of English as a Second Language) written by Alice Maclin.

Kamis, 13 Desember 2012

Sekilas tentang rasa


Perasaan apa ini? Sering kali aku dibuat bingung olehnya. Saat aku bertanya pada diriku “Apa yang kau inginkan?” sampai saat ini belum ku temukan jawabannya. Sebagian diriku merasa takut bila tak sengaja aku menyakitinya, sebagian lainnya takut kalau ternyata dugaan ku ini salah. Ya Allah berilah petunjuk, saat ini aku dibingungkan oleh keadaan, APA YANG SEBAIKNYA HAMBA LAKUKAN.
Ga kerasa ya hampir 2 tahun saya TAU anda tapi baru beberapa bulan saya ngerasa KENAL sama anda. Sepertinya anda sedang memberi kesempatan pada saya untuk mengenal anda! Tapi saya rasa, ini belum cukup! Anda tau kenapa saya masih ngerasa belum mengenal anda sehingga saya benar-benar bingung sama yang sedang saya rasain sekarang.
Pertama, saya ngerasa anda belum sepenuhnya mejadi diri anda karena menurut saya anda terlalu baik, sampai saat ini saya belum menemukan hal jelek di dalam diri anda. Hal ini yang membuat saya ragu. Sempat tersirat beberapa kali dalam benak saya “Berapa lapis topeng yang anda pakai?” tapi di lain cerita saya sempat bersemedi dan jawabannya, saya memang belum kenal baik siapa anda.
Kedua, anda terlalu tenang untuk ukuran manusia. Ga tau karena udah tahan banting?, ga tau karena anda memang bijaksana melihat dan merasakan tantangan hidup ini?, ga tau karena anda terlalu cuek sama keadaan yang anda hadapi? Belum ada keluhan yang serius yang saya dengar dari anda. (disatu sisi sih emang bagus ya, berarti mensyukuri segala yang diberikan oleh Allah)
Ketiga, secara keseluruhan diri anda merupakan tanda tanya besar bagi saya. Anda menceritakan beberapa bagian dalam diri anda tapi saya masih saja merasa belum dapat mengenali anda (unrecognized thing). Sesempurna apa diri anda hingga anda “terlihat baik-baik saja” di mata saya.
Itulah manusia, makhluk hidup yang complicated, yang selalu merasa tidak puas atas yang ia ketahui, yang ia kenali, atau bahkan yang ia miliki. Yang saya tahu, manusia yang baik itu adalah manusia yang dapat mensyukuri apa yang ia dapatkan, secara tersirat atau pun tertulis.
Saya memanglah bukan manusia yang termasuk handal dalam memahami perasaan. Saya hanya ingin menjadi manusia yang dapat saling membantu, terutama berbagi kesedihan dan cerita yang mungkin membuat anda tertekan. Menurut saya, semakin banyak cerita yang anda bagi, semakin mudah anda memperkenalkan diri anda pada manusia lainnya. Salah satu cerita yang paling berpengaruh, saat anda mengijinkan orang lain mengetahui permasalahan atau kejelekan yang telah anda lalui. Dan salah satu cara untuk mendapatkan teman yang baik adalah jika anda merasa nyaman menceritakan keburukan anda pada mereka sehingga mereka dapat mengenal anda dan menerima anda apa adanya. Begitulah kiranya yang saya tau tentang perasaan diriku, dirimu, dan diri yang lain-lain.
“Jangan pernah menyalahkan kejadian demi kejadian yang telah kita lalui! Karena waktu tak dapat dikembalikan dan hal itu tentu telah anda ketahui. Kita terlalu banyak merugi karena telah banyak penyesalan dari peristiwa-peristiwa yang kita rasakan. Bukan kah seharusnya kita bangga terhadap diri sendiri saat orang lain menilai lain pada diri kita. Mereka yang hanya dapat melihat keadaan kita dari luar, belum tentu mampu merasakan setiap peristiwa berat yang telah kita alami. Tetaplah maju! Karena mata dan perasaan anda yang membimbing! Bukan bisikan-bisikan jelek yang mampu menghentikan langkah anda untuk keluar dari belenggu yang anda buat sendiri!”

Minggu, 25 November 2012

PALESTINE


PALESTINE
(Allah save them as You save us)

We are still standing on the ground
We can still laugh with friend
We still asssemble in pleased place
We still life in piece

                     Look at! There is no space, no pleased and piece
                     There are more tears as a massive rain
                     Their children, their next generations
                     Now they buried below cramble building

Like a billion ant need a safety home
Like some dangerous animal expect preservation
They are women body spread out anywhere
They are children who need motivation
                    
                     How we could laugh without worried next while they are yelling their hurts
                     They wonder love and care to them but we are still shopping here
                    
My Palestine, My brothers
We send our pray to Allah
We believe Allah has the best plan for you
Allahs help will come to your home and bomb people who ignite the war

Sabtu, 03 November 2012

SkyQuos Story -My Fiction Story-



            Once upon a time, in the deep ocean lived a handsome mermaid whom is Aqua. He was one of 10 mermaid men who were left in this world. He was separated from another mermaid men. It is too rare for him to show his self above the ocean. He had dream to fly in the sky and played surfing air with some beautiful and strong birds.

            In another place lived a beautiful girl whom is Skynester. She has nickname whom is Sky. She was bored to live along and alone on the sky. She loved adventure but her father didn’t allow her to do what she liked. Her father had reason to do that with his daughter. One of sky’s rules was never to show yourself to human. It made her really...really bored with the way of sky life.

            Aqua and Sky had their problems. And....One day they got a same dream which was like clue for them to go out from their matters.


In Sky’s Dream
I never know what I want. I only want solution to go out from boring day. I’d like to feel free from my life now.I want something different. Give me ways to do what I need!!


Source: http://www.funscrape.com/Images/32499/sky_angel.html
In Aqua’s Dream
Please God, allow me to feel how to live on the sky. I’m really envy with the birds and another sky creatures, they could play on the sky as will as they like. Sorry God, I’m not a pleased person. Give Your ways!!

Source: http://pyreaus.com/frames/frame_inspired_knowledge_2011_neptune_poseidon.htm




After they prayed, the bright light showed off and then they woke up.

They didn’t wake up in their beds but they woke up above the smooth sand. When they open their eyes, they looked each other and suddenly they were surprised.

“Oh God! Who are you? And where am I?” Aqua shouted
“Oh my gosh!” Sky

Suddenly an oldman was there and told them, “I will give your chance to feel what you want. Before I give them to you, I want you give your attention to my rule.”
“What rule?” they shouted together.
“For you Aqua. When you live in the sky, don’t ever you see to the ground especially place where you from. And same with you sky. You can live inside Ocean but never show yourself above the ocean. Could you?”
“hm...I’ll try” Sky’s voice seemed doubt with the rule
“What punishment will we get if we not obey your willing?” Aqua thought
“Actually, I’ll take a bad punishment if you’re not doing what I want.....bye” The oldman said it and disappear.


Back to their real world.

Sky and Aqua woke up in the same way as usual they do. While they are doing their habit, something different they felt. Aqua was in the sky with some new sky friends and Sky was in the ocean with some sea creatures.

Their willing became true and they enjoy with their new life.

Sky’s mind, “This is adventure that I want. I can do everything without fear to father’s permission. Nobody can stop me, I will play until I am tired. Yihuuuuiii ....”

In another place, Aqua did what they liked “It’s amazing!! I should do this before T was born to this world. I feel like reborn to the world and welcome my new wonderful life. Yihaaaa....”

Time by time passed and they were getting bored with all new things they did. They missed with their life before with place where they were from. They realized that they should be happy with life which God gave to them because they would never be satisfied and they wanted to be back to their place. But they didn’t know how to go back to their place. And then an oldman came and give advises for them. After that, they could be back to the place. Aqua and Sky became a true friend and they were happy with their life.


Oldman’s quote:
“Men Should be grateful with life that God give to them. When they live to the world, God provides some opportunities to them to make their life better to time by time, day by day, and year by year. Men always say more about their remorse, not at all. Now we have to learn how to say thank to God and how to enjoy your life.”






Jumat, 26 Oktober 2012

Bandung, The Beauty Crowded City

West Java
One of the biggest city of Indonesia
With the amazing and interesting places
Beautiful and wonderful objects
             Kind people with a rich culture
             Blend of animal and beauty nature
             Everybody loves Bandung for holiday
             Where in Bandung, it is like no weekdays
Saturdays
Spend saturday night in crowded road
The horn screams in everywhere
The lights create an incredible viewed
             Sunday
             Spend money in the morning shocking market
             The people shriek offering their selling things
             The car and motorcycle are like ants
Glad ! See a beauty panorama
Annoying ! with the crowded day
Bandung with a thousand beauty
Bandung with a thousand problems

                                                                   By: Me
                      Source: http://www.serpong.org/2007/02/08/bandung-euy/

Dialogue me & my guardian angel




Suatu malam di atap sebuah gedung berteman hujan bintang dan cahaya lampu kota. Tempat ini begitu sepi tapi di sekelilingnya keramaian begitu terasa. Hanya ada satu manusia dan malaikat penjaganya

Zany
        Aku tahu tugasmu untuk menjagaku. Selama ini aku memang merasa kesepian walau aku dapat membuat mereka tertawa, mereka ga tahu perasaanku yang sebenarnya. Sementara kau! Kau tiba-tiba datang begitu saja! Menawarkan diri untuk menemaniku kemana saja aku mau, setiap aku kesepian kau berusaha untuk membuatku kembali tertawa Razor!

Razor (guardian angel)
        Itu memang tugasku Zan! Tugas setiap malaikat penjaga adalah untuk membuat perasaan client-nya tetap terjaga. Kami, para malaikat penjaga, selalu ada untuk umat manusia yang mempercayai keberadaan kami. Mimpi, harapan, hingga cita yang selalu mereka yakini bahwa hal tersebut akan menjadi nyata, membuat kami menampakan diri kami pada orang-orang itu.

Zany
        Aku masih mempercayai harapan dan mimpi, masih sama seperti saat aku masih bocah dulu. Tapi di usiaku saat ini, aku merasakan kesepian! Entah apa yang kurang? Secara rasional aku tak kekurangan apa-apa Razor. Aku masih mempunyai keluarga yang lengkap, masih memiliki teman-teman yang peduli, masih ada sodara-sodara yang masih dapat diajak bertengkar dan bercanda. Haha sungguh menyenangkan bukan!?

Razor
          Perasaan yang kau rasakan itu memang tak ada kurang sedikit pun Zan. Fiuh .. Awalnya pun aku merasa aneh dengan Tuhan yang mengirimkan ku untukmu. Kau ingat? Di awal pertemuan kita? Kau begitu menyebalkan! Bahkan aku sendiri tak tahu apa kekuranganmu. Kau terlihat ceria, terlihat tak memiliki beban, dan kau begitu percaya akan pertolongan Tuhan. Lalu apa yang harus aku lakukan lagi?

Zany
        (suara zany kembali melemah, terdengar sangat sedih) Ada satu yang kurang, tapi aku tak tahu apa itu? Kau dapat memberitahu ku, Razor?

Beberapa saat suara Razor tak terdengar. Mereka berdua tak mengeluarkan suara sedikit pun. Suara keramaian menjadi suara latar dari percakapan kebisuan mereka. Hingga akhirnya Zany menangis. Tangisan Zany menyayat hati Razor sang malaikat.

Razor
        Sudah Zan, tak usah kau menangis lagi! Tak ada yang perlu untuk ditangisi. Kau hanya sedang bingung. Dan sekarang kau pun membuat aku bingung Zany!

Zany
        Beritahu aku apa yang aku butuhkan saat ini???

Razor
          kau butuh cinta Zany. Kau butuh cinta yang dapat menemanimu saat kau kesepian, kau butuh cinta untuk mendengarkan cerita mu, dan kau butuh cinta yang dapat membimbingmu memahami hidup yang tak mudah.

Zany
        Tapi Rizal tak mau menoleh sedikit pun padaku. Apa yang harus aku lakukan sekarang?

Razor
        Kalau ada orang yang menyayangimu setulus hatinya, apa kau mau menerimanya?

Zany
          (wajahnya berubah menjadi terheran-heran, wajah penuh pertanyaan yang tersirat di wajah Zany) Orang lain? Siapa? Apa aku mengenalnya?

Razor
        Seberapa berharganya Rizal buatmu? Selama ini dia tak pernah menanggapimu lebih dari yang kau rasakan padanya. Kau hanya seperti serpihan kayu bekas yang terserut oleh tukang kayu. Kau hanya dianggap teman biasa olehnya Zan. Sadarlah Zan, kau lebih pantas mendapatkan orang yang lebih baik dari Rizal.

Zany
        Siapa orang itu?

Razor
        Kau benar-benar ingin mengetahuinya Zan?

Zany
        (hanya menganggukan kepala tanda dia tak mengerti apa yang dikatakan oleh Razor)

Razor
        Siapa yang kau anggap berharga buatmu Zan? Siapa yang selalu ada untukmu? Coba kau renungkan Zan!

Zany
        Orang  yang berharga untukku, keluarga ku, teman-teman ku. Siapa lagi? Yang selalu ada untukku? Ku rasa tak seorang pun

Razor
        Serius Zan !

Zany
        Baiklah aku serius, aku tak tahu, Razor

Razor
        Kau sungguh-sungguh tak tahu! Baiklah, pertama-tama kau harus siap terhadap apa yang akan kau dengarkan ini ya

Zany
        Aku siap!

Razor
        Kau takan berubah sedikit pun dengan orang yang akan ku sebutkan ini Zan

Zany
        Aku janjii, aku takan berubah sedikitpun terhadapnya dan kau adalah saksinya, Razor

Razor
        Benar? Kau akan menjaga janjiimu ini ya Zan

Zany
]       Razorrrr!!!!!!! Tak usah berlama-lama untuk mengulur waktu ku, Razor.

Seketika suara mereka berubah menjadi lelucon dan becandaan yang membuat mereka mencairkan suasana tegang sebelumnya. Menyenangkan! Inilah yang seharusnya terjadi, tak perlu terlalu lama untuk berserius yang membuat tegang otak dan otot anak manusia.

Razor
        Baiklah, cukup hentikan! Aku sudah cukup lelah. Siapkan dirimu Zan!

Zany
        Ok..Siapa orang yang beruntung itu?

Razor
        Tak usah GeeR, Zan, seharusnya kau yang merasa beruntung mendapatkannya.

Zany
        Terserah kau, Razor. Aku hanya ingin tau siapa secret admirer ku itu (dengan wajah penuh pengharapan dan senyuman yang terlihat memaksa)

Razor
        Dia adalah Razor, Malaikat penjagamu

Zany
        Jangan bercanda, aku takan terpancing oleh guyonan mu itu Razor

Razor
        Aku serius Zany!

Zany
        Sekali lagi aku katakan padamu, AKU TAKAN TERPANCING OLEH PERNYATAANMU ITU. Kau sedang bercanda kan,  bercandamu ini lumayan lucu. Aku terhibur. Hahahaha.....

Razor
        Jadi kau tak percaya padaku? aku sedang tak bercanda Zan! Tatap mataku kalau kau tak percaya

Seketika wajah serius Razor membuat Zany terdiam, waktu seolah terhenti dengan apa yang mereka lakukan. Zany tak percaya akan apa yang didengarnya, sedangkan Razor tak tahu dosa apa yang telah ia perbuat. Seketika itu pula Zany melepaskan tatapan matanya terhadap tatapan mata Razor. Dan dia melepas tawa penuh kebingungan.

Zany
        Sejak kapan kau merasakannya Razor? Aku sungguh tak percaya, peristiwa apa yang telah membuat kita dipertemukan. Aku tahu segala hal tentangmu, hingga aku tahu larangan yang ada di duniamu. Ini.....Tak mungkin terjadi kan?

Razor
        Kalau aku telah melakukan dosa, mungkin ini adalah dosa terindah yang pernah ku lakukan. Aku tak menyalahkan Tuhan, karena Ia telah mempertemukan aku denganmu. Aku lebih tersiksa dengan perasaan yang ku bawa ini bila kau tak mengetahuinya, Zan.

Mereka duduk berdampingan malam itu. Hujan bintang, suara gema memanggil Tuhan, hingga suara alam serasa menemani mereka di malam yang tak dapat terlupakan itu. Mungkin malam itu akan menjadi malam perpisahan mereka untuk selamanya antara “Manusia dan Guardian Angel”

Razor
        Zan, mungkinkah aku salah dengan apa yang telah ku sampaikan padamu? Apa salah bila seorang malaikat penjaga mencintai dan menyayangi seorang manusia yang dijaganya? Aku mulai menyadari mengapa manusia bisa tertekan dengan perasaan yang mereka rasakan. Menjadi manusia tidaklah mudah, dengan perasaan yang harus mereka tanggung. Tidak seperti kami para malaikat tak diberi perasaan, kami hanya menjalankan tugas hingga misi kami tercapai.

Zany
        Aku pun menyayangimu Razor, malaikat penjaga ku. Sempat aku takut bila harus kehilanganmu. Manusia dan malaikat memang berbeda, kami diberikan kesempatan untuk mengetahui yang baik dan yang salah, hingga perasaan pun menjadi penengah segala jalan yang akan kami ambil. Kacamata manusia dan peraturan yang ada di dunia kami tak melarang siapapun memiliki rasa. Manusia tak akan menyalahkanmu. Namun, bagaimana bila Tuhan tahu apa yang telah kau perbuat?

Razor
        Sebelum aku menyadari perasaan ini mungkin Tuhan telah tahu lebih dulu.

Zany
        Tetapi mengapa Tuhan membiarkanmu untuk merawat perasaan itu seiring waktu yang berjalan? Ini tidak adil Razor!

Razor
        Seharusnya kau bersyukur dengan apa yang kau miliki. Perasaan adalah hadiah terindah yang diberi Tuhan untuk manusia yang tak dimiliki makhluk mana pun di alam ini.

Zany
        Bila kau melanjutkannya kau harus menerima hukumannya, dengan turun dari langit dan melepaskan semua ingatan yang kau miliki selama kau menjadi malaikat. Ini belum terlambat Razor, bila kau menghentikan perasaan yang kau miliki, kau tak usah turun ke bumi dan hanya ingatan ku saja yang terhapuskan. Aku rasa itu lebih baik.

Razor
        Memiliki perasaan dengan menjadi seorang malaikat, itu lebih berat dibanding aku harus dihukum. Apa kau memiliki rasa yang sama dengan apa yang ku rasakan ini?

Zany
        Sesungguhnya aku tak ingin melihatmu tersiksa. Apa yang kau lakukan selama ini sungguh luar biasa. Aku dapat melupakan sedihku, tertawa sepuas hatiku, terlebih kau telah mengajarkan bagaimana caranya untuk menghargai perasaan yang kita miliki.

Razor
        Bila aku disuruh memilih, aku lebih memilih dihukum turun ke bumi dan menjadi manusia biasa. Dan aku berjanjii, walau ingatanku tentangmu hilang, aku yakin kita akan dipertemukan suatu hari nanti.

Zany
        ......................................................................................................................................................................................................................

Razor
        Aku hargai segala keputusanmu. (berjalan sambil meninggalkan Zany) aku tak pernah menyesal mengenalmu Zan. Selamat..............................

Zany
        Aku juga mencintai dan menyayangimu. Kau telah memilih jalanmu dan aku akan memilih jalan ku. Bila memang aku harus melupakanmu, aku tak akan melupakan segala peristiwa yang telah kita lewati bersama. Berjanjilah Razor.

Mereka saling membelakangi dan tak mampu untuk menatap satu sama lain. Perasaan yang terlambat untuk mereka sadari itu menjadi kenangan yang akan mempertemukan mereka suatu hari nanti.

Perasaan adalah anugerah yang diberikan Tuhan hanya untuk manusia. Dalam arti lain manusia adalah makhluk yang mulia dengan anugerah mutlak yang diberikan Tuhan untuk mereka. Bahkan malaikatpun menyadarinya.

- END -


Kamis, 25 Oktober 2012

(Cewe pejuang dan cowo pemalas) PILIHAN HATI



Seharusnya dunia ini belum terbalik. Bukannya isteri yang mencari nafkah, tapi seharusnya suami. Bukan hanya wanita yang dapat tegar menghadapi masalah dan Pria yang meneteskan air mata. Seharusnya pria yang dapat menjaga kesetiaan bukan hanya wanita. Dan seharusnya seorang pria yang dapat mengungkapkan perasaannya pada seorang wanita, bukan hanya berdiam diri, memberi kepalsuan sikap hingga membuat wanita tersakiti.
Rahma adalah seorang wanita yang memiliki mimpi untuk kisah cintanya. Dia ingin dilindungi oleh seorang pria teristimewa yang telah ia pilih, ingin mendapat perhatiannya, ingin menghabiskan waktu berdua walau hanya 5 menit saja, ingin dapat berbagi kisah yang terpendam dalam diri  mereka berdua. Hal yang paling ia inginkan, “KAU DAPAT JUJUR PADA DIRIMU DAN AKU”
Aldo merupakan pria istimewa itu. Terlihat kuat dari luar namun rapuh didalamnya. Bukan lah tipe cowo yang tampan dan diidolakan semua wanita, terkesan dingin bagi yang belum mengenalnya. Pribadi yang sulit ditebak dengan mudah. Jalur didalam otaknya terlalu rumit untuk dijelajahi oleh seorang wanita. Keseriusannya dipertanyakan dalam menjalin hubungan dengan lawan jenisnya.
From secret admirer to my idol
Dua tahun yang lalu sepertinya mustahil untuk dapat dekat denganmu. Aku berjalan terlalu lambat, bahkan seekor siput pun tampaknya dapat mengalahkanku. Perlahan sekali ! aku terus Melatih diriku untuk dapat mengejarmu hingga akhirnya jarak kita tak sejauh sebelumnya.
Hampir satu tahun aku telah mengenalmu. Banyak hal yang berbeda setelah aku mengenalmu. Tak semua hal buruk melekat padamu. Ternyata kau dapat tersenyum ramah, dapat menyapa dengan hangat, dapat mendamaikan hatiku saat ku lihat tawamu. Kau memang tak banyak bicara, tak banyak gaya. Ijinkan aku untuk mengenalmu lebih dalam, lebih dekat.
Rasa kagum ku ternyata berubah menjadi rasa cinta yang sebelumnya tak pernah ku rasakan. Aku pernah mencoba memalingkan hatiku pada yang lain, namun hal itu tak bertahan lama. Hati ini masih tertuju padamu, masih tertuju pada tatapanmu.
Ternyata yang bertahan, dari balik jendela ini, bukan dari bisingnya suara kereta. Jendela ini telah menjadi saksi. Disana terdapat sebuah kursi yang sedang menganggur. Ingin rasanya aku dapat duduk bersebelahan denganmu my idol (Aldo). Cukup untuk mendengarkan suara dan canda tawa kita saat duduk bersama.
Aku harap dapat terwujud....

“Aku wanita yang kuat. Seharusnya aku dapat mengalahkan perasaan lemah ini. Tapi aku salah perasaan ini telah membuatku lemah. Perasaan ini terlalu manis untuk dilupakan. Rasanya seperti cinta pertama yang sebelumnya, belum aku temukan.”
“Aku kira, aku akan berhenti setelah aku mengatakan kata SUKA itu padamu. Perasaan ini tak lagi dapat tertahan. Dari waktu ke waktu rasanya ego ku menuntut untuk dapat lebih dekat denganmu. Ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan. Terlalu sakit rasanya menanggung perasaan ini.”
Rahma mencoba untuk menyusuri lorong yang gelap itu. Setelah sampai di ujung lorong, ternyata tak ada siapa-siapa. Dia masuk ke salah satu ruangan yang ia sebut RUMAH. Disana ia hanya duduk terdiam sambil membuka salah satu buku bacaan yang tergeletak diatas meja. Beberapa menit setelah itu, terlintas satu bayangan yang berjalan sangat cepat. Perhatian Rahma pada buku yang ia baca teralihkan begitu saja.
Di luar sana duduklah seorang pria dengan kaos lusuh dan celana robek-robeknya. Tampangnya seperti baru bangun tidur. Matanya belum sepenuhnya terbuka lebar. Dia duduk terdiam di depan RUMAH, seperti sedang mengabsen nyawanya satu per satu.
Dari dalam Rahma hanya dapat memperhatikan pria itu. Sesekali senyuman dibibirnya terlihat. Matanya sesekali menghindar saat mata sang pria menatapnya. Dengan santai ia membuka lembaran-lembaran buku itu. Saat pria kembali dalam lamunannya, Rahma mulai  mencuri pandang yang tertuju pada pria itu. Tiba-tiba saja pria itu memanggil nya,”Rahma..”. Dengan cepat Rahma menjawabnya “Ya kak.”  Pria itu memanggil Rahma keluar dari RUMAH. Perasaan Rahma saat itu tak karuan.
“Kamu sendiri aja? Yang lain belum datang?” tanya Aldo pada rahma
“Ga tau ni?! Janjiannya sih jam 12 teng ada disini, tapi belum ada yang dateng.” Jawab Rahma
“Lagi ada keperluan ngedadak kali mereka.”
“Mungkin juga kak. Eh, Kak Aldo baru bangun ya. Belum mandi donk?”
Mereka melanjutkan perbincangan sambil menunggu teman-teman Rahma yang lainnya. Perbincangan yang hanya mereka ketahui berdua. Perbincangan yang membuat Rahma tersenyum seharian itu.
Dear my moon
Terima kasih untuk hari ini. Hanya sebentar kita bertutur kata dan itu pasti. Bercanda di atas kursi. Sampai akhirnya kau harus pergi untuk mandi.
Hari ini akan menjadi salah satu bagian dalam cerita ku. Ingin rasanya aku memanggilmu moon. Dan ingin ku mendengar kata sun saat kau memanggil ku.
My moon, terima kasih untuk hari ini. Semoga esok masih ada cerita antara kita berdua.
Hari demi hari telah berlalu. Tidak begitu sering mereka bertemu. Tidak begitu sering mereka berbicara. Rasa gengsi dalam diri Rahma masih menguasainya. Sedangkan sikap sangat cuek Aldo sulit dimengerti untuk Rahma. Pernah beberapa kali ia mencoba untuk berhenti menyukai Aldo, tapi sayang, memang tak mudah untuk menghapus orang yang telah dipilih oleh hati.
Moon aku ingin menghapus 6 bulan yang ada di atas kita saat itu. Sekarang  hanya tersisa 4 bulan.
Masih terasa di telinga ku saat kau berkata.
“sekarang yang deket sama Aldo siapa? Kamu mau dengerin kata orang atau kamu tau sendiri dari Aldo?”
“jangan terlalu pesimis sama diri sendiri, siapa yang tahu hasilnya seperti apa?”
“kalo sakit, banyakin minum air putih sama banyak istirahat ya”
Dan kata-kata yang lainnya.
Moon, aku sendiri bingung harus kayak gimana. Baru kali ini aku nyesek kalo ngeliat kamu sama cewe lain. Aku harus bisa belajar buat ikhlas, moon. Tolong bantu aku moon
L
 

Sample text

Sample Text


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

Sample Text