Social Icons

Kamis, 13 Desember 2012

Sekilas tentang rasa


Perasaan apa ini? Sering kali aku dibuat bingung olehnya. Saat aku bertanya pada diriku “Apa yang kau inginkan?” sampai saat ini belum ku temukan jawabannya. Sebagian diriku merasa takut bila tak sengaja aku menyakitinya, sebagian lainnya takut kalau ternyata dugaan ku ini salah. Ya Allah berilah petunjuk, saat ini aku dibingungkan oleh keadaan, APA YANG SEBAIKNYA HAMBA LAKUKAN.
Ga kerasa ya hampir 2 tahun saya TAU anda tapi baru beberapa bulan saya ngerasa KENAL sama anda. Sepertinya anda sedang memberi kesempatan pada saya untuk mengenal anda! Tapi saya rasa, ini belum cukup! Anda tau kenapa saya masih ngerasa belum mengenal anda sehingga saya benar-benar bingung sama yang sedang saya rasain sekarang.
Pertama, saya ngerasa anda belum sepenuhnya mejadi diri anda karena menurut saya anda terlalu baik, sampai saat ini saya belum menemukan hal jelek di dalam diri anda. Hal ini yang membuat saya ragu. Sempat tersirat beberapa kali dalam benak saya “Berapa lapis topeng yang anda pakai?” tapi di lain cerita saya sempat bersemedi dan jawabannya, saya memang belum kenal baik siapa anda.
Kedua, anda terlalu tenang untuk ukuran manusia. Ga tau karena udah tahan banting?, ga tau karena anda memang bijaksana melihat dan merasakan tantangan hidup ini?, ga tau karena anda terlalu cuek sama keadaan yang anda hadapi? Belum ada keluhan yang serius yang saya dengar dari anda. (disatu sisi sih emang bagus ya, berarti mensyukuri segala yang diberikan oleh Allah)
Ketiga, secara keseluruhan diri anda merupakan tanda tanya besar bagi saya. Anda menceritakan beberapa bagian dalam diri anda tapi saya masih saja merasa belum dapat mengenali anda (unrecognized thing). Sesempurna apa diri anda hingga anda “terlihat baik-baik saja” di mata saya.
Itulah manusia, makhluk hidup yang complicated, yang selalu merasa tidak puas atas yang ia ketahui, yang ia kenali, atau bahkan yang ia miliki. Yang saya tahu, manusia yang baik itu adalah manusia yang dapat mensyukuri apa yang ia dapatkan, secara tersirat atau pun tertulis.
Saya memanglah bukan manusia yang termasuk handal dalam memahami perasaan. Saya hanya ingin menjadi manusia yang dapat saling membantu, terutama berbagi kesedihan dan cerita yang mungkin membuat anda tertekan. Menurut saya, semakin banyak cerita yang anda bagi, semakin mudah anda memperkenalkan diri anda pada manusia lainnya. Salah satu cerita yang paling berpengaruh, saat anda mengijinkan orang lain mengetahui permasalahan atau kejelekan yang telah anda lalui. Dan salah satu cara untuk mendapatkan teman yang baik adalah jika anda merasa nyaman menceritakan keburukan anda pada mereka sehingga mereka dapat mengenal anda dan menerima anda apa adanya. Begitulah kiranya yang saya tau tentang perasaan diriku, dirimu, dan diri yang lain-lain.
“Jangan pernah menyalahkan kejadian demi kejadian yang telah kita lalui! Karena waktu tak dapat dikembalikan dan hal itu tentu telah anda ketahui. Kita terlalu banyak merugi karena telah banyak penyesalan dari peristiwa-peristiwa yang kita rasakan. Bukan kah seharusnya kita bangga terhadap diri sendiri saat orang lain menilai lain pada diri kita. Mereka yang hanya dapat melihat keadaan kita dari luar, belum tentu mampu merasakan setiap peristiwa berat yang telah kita alami. Tetaplah maju! Karena mata dan perasaan anda yang membimbing! Bukan bisikan-bisikan jelek yang mampu menghentikan langkah anda untuk keluar dari belenggu yang anda buat sendiri!”

0 komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

Sample Text